4 Alasan Kenapa Banyak Grup K-Pop Sulit Tembus Pasar Amerika

Musik pop Korea (K-Pop) memang sudah lama bergaung di dunia. Dengan semakin meningkatnya penggunaan media sosial, kultur K-Pop dengan mudah menyebar ke seluruh dunia. Amerika Serikat adalah kiblat musik dunia di mana para musisi terbaik sejagat akan berusaha menembus pasarnya. Untuk K-Pop, ada beberapa grup yang akhirnya sukses mendapatkan apresiasi di sana, seperti BTS dan BLACKPINK.

bts

Namun bagi mayoritas grup K-Pop, menembus pasar Amerika yang sangat menguntungan ini samasekali bukan tugas mudah. Hanya grup-grup tertentu saja yang bisa melakukannya.

Kenapa sih pasar Amerika sulit ditaklukkan banyak musisi K-Pop? Berikut adalah empat alasan utamanya.

Fandom

Banyak orang bilang sebuah grup harus memiliki promosi yang sangat bagus, tetapi sejujurnya sebuah grup tidak akan dapat memasuki dunia musik AS tanpa fanbase yang sangat kuat. BTS memiliki Columbia Records sebagai distributor musik mereka di AS dan tim PR terbaik, tetapi mereka tetap kurang populer di radio.

army

Tetapi BTS memiliki ARMY yang menggemakan lagu-lagu mereka dengan sangat keras di semua platform, memberikan voting penghargaan, membeli album, mempromosikannya di media sosial, dan meminta musik mereka diputar di radio. Sayangnya, ini tidak dimiliki oleh kebanyakan grup atau solois K-Pop lain.

Demand

Demand alias permintaan untuk musik Korea di AS atau negara Barat lainnya masih belum terlalu tinggi. Pertama, mereka bernyanyi dalam bahasa Korea. Mayoritas orang Amerika masih merasa aneh mendengarkan lagu-lagu Latin, jadi sulit untuk berharap mereka bisa menikmati lagu berbahasa Korea.

Kedua, mereka sudah memiliki bintang-bintang besar dunia mulai dari Taylor Swift, Lady Gaga, Beyonce, Shawn Mendes, Jay-Z, Katy Perry, Ariana Grande, dan sebagainya. Dan ketiga, yang paling penting, adalah karena industri K-Pop dianggap sebagai pabrik idol yang menghasilkan performer yang sempurna, tetapi bukan seniman sungguhan.

Jumlah member

Memang ini tidak berlaku untuk semua grup, tetapi kebanyakan grup K-Pop memiliki rata-rata 9 anggota. Bagi orang Amerika, 7 member sudah terlalu banyak dan ini masih berlaku sampai sekarang.

seventeen

Jadi bayangkan apa yang akan mereka katakan tentang grup seperti TWICE, SEVENTEEN, atau sistem dan jumlah anggota aneh NCT yang tidak pernah berakhir. Mereka mungkin akan mengernyitkan dahi.

Industri musik Amerika

Para pelaku industri musik Amerika akan melakukan segala yang mereka bisa untuk mencegah orang luar masuk ke jalur mainstream AS. Ini pasti erat kaitannya dengan profit. Mereka hampir tidak membiarkan BTS masuk, namun karena semua orang melihat mereka sebagai penerus PSY, keajaiban pun terjadi. Mereka tak sadar bahwa fanbase BTS, ARMY, terus bergerak untuk memviralkan BTS di mana-mana.

Menembus pasar musik AS memang bukan hal yang mudah dilakukan, tapi juga bukan hal yang mustahil. BTS dan BLACKPINK sudah membuktikannya. Siapa yang akan bisa menyusul mereka?

Advertisements

Komentarmu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s