4 Cara Menghadapi Anak yang Kecanduan Main Hape

Di zaman smartphone ini, nyaris semua orang takkan bisa hidup jauh dari ponselnya. Awalnya ponsel digunakan hanya sebatas untuk berkomunikasi lewat telepon dan SMS. Tapi seiring meningkatnya teknologi, ponsel biasa pun berubah menjadi ponsel pintar karena mampu mengakomodir segala kebutuhan penggunanya. Internet telah mengubah segalanya. Bagi sebagian besar orang smartphone adalah alat utama untuk mengakses internet dan segala hal yang terdapat di sana.

Anak Kecanduan Hape

Para orangtua acapkali dibuat kebingungan dengan fenomena ini, terutama bila anak-anak mereka juga mulai ikut-ikutan bermain hape. Mereka akan mengakses game online/offline, video YouTube, Facebook, dan berbagai hal lainnya layaknya orangtua. Situasi ini harus disikapi orangtua dengan cerdas. Karena internet di satu sisi memang mengandung banyak manfaat, tapi di sisi lain konten negatif juga bertebaran.

Yuk simak beberapa tips menghadapi anak yang mulai kecanduan hape.

1. Ajarkan penggunaan hape yang bijak

Menurut data Menkominfo, sebanyak 30 juta anak Indonesia aktif menggunakan smartphone. Tak tertutup kemungkinan anak kita pun termasuk di dalamnya. Kita sebagai orangtua harus mulai mengajari mereka tentang penggunaan ponsel yang baik. Misalnya, ketika sedang ngobrol tegur anak bila masih asyik main hape, rampaslah kalau perlu. Ajarkan baik-baik bahwa perilaku itu tidak sopan. Mereka harus tahu kapan waktunya berinteraksi dengan orang lain dan kapan waktunya bermain hape.

2. Mengawasi penggunaan internet

Cara paling aman sebenarnya adalah mengaktifkan mode pesawat atau mematikan internet (WiFi dan mobile data) agar anak tak bisa mengakses internet. Tapi bila cara itu tak memungkinkan karena anak sudah paham triknya, maka dampingilah terus ketika dia membuka internet. Aktifkan safe mode pada browser bila perlu. Larang anak menggunakan sosmed terlalu dini karena itu bisa berdampak buruk. Awasi terus ketika mereka mulai berselancar di dunia maya, jangan kendor.

3. Beri aturan ketat

Internet sudah jadi kebutuhan manusia modern dan mau tak mau anak harus menguasainya suatu hari nanti. Tapi untuk anak usia dini, pengenalan internet harus diawasi dengan ketat. Berikanlah aturan tegas pada anak untuk menyelesaikan tugas-tugasnya terlebih dahulu sebelum menyentuh ponsel. Beri juga durasi pemakaian ponsel, misalnya maksimal 30 menit. Jangan sampai anak berlama-lama menggunakannya dan lupa pada dunia.

4. Alihkan perhatiannya sesering mungkin

Pada dasarnya anak, terutama anak usia dini, tidak disarankan untuk sering-sering main hape. Kemampuan motorik dan kognitif mereka juga harus dilatih di dunia nyata, bukan dunia maya. Karena itu alihkan perhatiannya dari gadget. Ajak mereka jalan-jalan, bermain, bercerita, berolahraga, atau melakukan hal-hal positif lainnya. Cara ini cukup efektif dalam mengerem kecanduan anak akan gadget.

Orangtua harus bisa lebih paham internet dari anaknya agar tak kecolongan. Mau tak mau, suka tak suka, orangtua dari anak-anak milenial harus mau belajar mengikuti perkembangan zaman agar bisa melindungi anak dari bahaya internet sambil di sisi lain menyerap bermacam ilmu bermanfaat dari internet.

Advertisements

Komentarmu

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s